Tampilkan postingan dengan label vivid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label vivid. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Januari 2012

ViViDBudoukan

hari ini tanggal 7 Januari, ViViD mengadakan live konser pertama mereka di Budoukan! \( ^  ^ )/

temen-temen dari ViViD Colours all over the world udah sepakat mo bikin ViViDBudoukan sebagai tag buat nge trendingin di twitter

dan ini lah hasil semangat dari teman-teman ViViD Colours all over the world..




muncul saat masa-masa open gate. . .
wahahaha, seneng juga ngeliat ini, karena saat itu aku juga ikut berpartisipasi, ehe (  ^  ^)a
meskipun cuma sebentar munculnya, tapi sempet nge-caps sih, langsung kirim ke Ko-Ki nya, pamer gituww

hai hai
otsukaresama \(  ^  ^  )/


sekihan sekian

Senin, 02 Januari 2012

nande boku dake ? (fanfiction)

Title : nande boku dake ?

Author : Meg Kecil

Genre : friendship, relationship, curious spirit (but not horror)

Starring : 

ViViD

Shin

Ryoga

Ko-Ki 

Reno

IV

Alice Nine Shou as Shou-senpai

 Alice Nine Tora as Tora-senpai

and
Exist Trace Miko as Miko-sensei






Nande Boku Dake ? ?



Lapangan basket aula SMU Peace and Smile. Riuh ramai pertandingan antara kelas 2-B VS 3-D yang terkenal jago-jago basket kayak Shou-senpai sama Tora-senpai. Sementara di kelas 2-B ada Shin yang populer sebagai ace waktu kelas 1 dulu dan sekarang sudah jadi kapten basket SMU Peace and Smile menggantikan Shou-senpai yang sudah lengser jabatan karena anak-anak kelas 3 sudah tidak diperbolehkan aktif di berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Kecuali hari ini, mereka bisa main atas nama kelas, bukan klub, untuk merayakan acara pekan olahraga sekolah.
“Shin!!” teriak Ryoga menyemangati teman sekelasnya itu dari bangku penonton.
“Ayo ayo Shin!!” teriak Ko-Ki tidak kalah sampai ia harus berdiri saking semangatnya melihat pertandingan yang menegangkan itu. Ryoga terpaksa menarik Ko-Ki duduk karena murid yang duduk di belakangnya terdengar misuh-misuh gara-gara ketutupan Ko-Ki. Ko-Ki nampak kesal gara-gara hal itu, tapi pelototan Ryoga membuatnya patuh.
“3 menit lagi, angka tipis” kata Ryoga sambil melirik ke papan score.
“Sial! ini menegangkan!!” kata Ko-Ki sambil menggosok-gosok kedua tangannya.
“Yang tanding kelas kami juga” kata Ryoga. Ryoga dan Shin memang satu kelas di 2-B, sedangkan Ko-Ki anak kelas 2-A.
“Iya, tapi Shin kan  teman gue juga? Wajar dong” kata Ko-Ki sewot.
“Apaan kelas 2-A baru penyisihan sudah K.O” ejek Ryoga sambil ketawa.
“Yang penting cerdas cermat kami juara 1” bangga Ko-Ki yang mewakili lomba satu itu. Ryoga diam. Anak kelas 2-A memang wadahnya juara-juara akademik. “Who!! Sial!!” teriak Ko-ki kemudian saat Shin nge-lay up di dalam garis dua angka, tapi berhasil di halau oleh Tora-senpai yang berbadan tinggi dan akhirnya Shin gagal  mencetak skor. Bola jingga itu di tangan Shou-senpai sekarang.
“Tora memang jago di pertahanan” kata Ryoga sambil melipat tangan di dada dan matanya tak lepas dari lapangan. Tiba-tiba Shou-senpai mengoper bola, sebenarnya ditujukan ke arah pemain lain, tapi ada Shin di sana yang mencoba menangkap operan bola namun dalam waktu yang tidak tepat, lemparan bola dari Shou-senpai yang cukup kuat malah membentur kepalanya sampai Shin limbung dan jatuh di tengah lapangan.
“Shin!!” teriak Ryoga dan Ko-Ki bersamaan, kali ini bukan hanya mereka yang berdiri melihat kejadian itu, tetapi hampir semua orang yang menonton pertandingan yang hampir selesai itu berteriak dengan nada prihatin. Semua pemain berkumpul di lapangan dan memeriksa keadaan Shin, tak lama kemudian tim kesehatan masuk dan membawa Shin ke pinggir lapangan. Ryoga menepuk pundak Ko-Ki. Ko-Ki yang mengerti langsung beranjak dari bangku penonton dan bergegas menghampiri teman mereka yang langsung di bawa ke ruang kesehatan itu.
“Ugh” Shin mulai tersadar saat hari telah sore. Ko-Ki yang terkantuk-kantuk langsung membangunkan Ryoga yang telah tertidur pulas di tempat tidur sebelah setelah menyadari Shin siuman dari pingsan nya. Ryoga beranjak dari tempat tidur dan menghampiri Shin, sementara Ko-Ki mencari Miko-sensei.
“Baik-baik aja lu?” tanya Ryoga.
“Astaga! Sore?! Gimana pertandingan?” tanya Shin. Ryoga menyipitkan matanya yang sudah sipit.
“2-B menang kok meski tanpa lu, sekarang, lu gimana? Lu pingsan lama banget” kata Ryoga dengan nada khawatir.
“Syukur deh kalo menang” kata Shin lega.
“Shin! Elu ih gue tanyain! Gue sama Ko-ki khawatir tau. Lu malah mikirin pertandingan” kata Ryoga sewot.
“Iya! Gue nggak apa-apa, santai aja. Kepentok sedikit juga” kata Shin sambil mengelus kepalanya. “Wah, gue masih seragaman” katanya baru menyadari kalau masih pakai seragam basket nya. Ryoga mendengus, ni anak satu. batin nya. Tak lama Ko-Ki datang bersama Miko-sensei. Setelah diperiksa sebentar, Shin sudah diperbolehkan pulang. Saat keluar dari ruang kesehatan, Shin, Ryoga dan Ko-ki berpapasan dengan Shou-senpai dan Tora-senpai.
“Wah, baru mau aku jenguk” kata Shou sambil menurunkan tas yang dari tadi di bawa dengan tangannya di pundak. “Kau tidak apa-apa? Aku minta maaf atas kejadian tadi siang. Aku benar-benar tidak sengaja” kata Shou-senpai sambil menundukkan badannya sedikit
“Ah! Senpai?” kaget Shin. “Nggak apa-apa, Gue.. ah! Saya nggak apa-apa! Kebetulan sejak pagi saya makan sedikit, mungkin karena kaget dan faktor itu makanya jadi pingsan haha memalukan” kata Shin sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ryoga dan Ko-Ki saling tatap. Mereka berdua tau, siapa diantara mereka yang makan paling banyak tadi pagi, Shin. Anak satu itu memang pernah bilang kalau dia sangat menghormati Shou-senpai, mungkin ia tidak ingin membuat Shou-senpai kecewa.
“Syukur lah kalau tidak apa-apa. Aku duluan ya” kata Shou-senpai pamit. Tora-senpai juga mengangkat tangannya dan mereka berdua pergi.
“Kita juga harus pulang” kata Ko-Ki kemudian, diiyakan Ryoga.
“Sebentar, tas gue masih di aula” kata Shin.
“Ko-Ki, bukannya gue tadi suruh lu ambilin tas Shin di aula?!” tanya Ryoga.
“Eh?! Masa?” kata Ko-Ki di sambut jitakan oleh Ryoga.
“Nggak apa-apa, gue bisa ambil sendiri. Kalian tunggu di gerbang deh” kata Shin sambil berlalu. Ryoga dan Ko-Ki menyetujui perjanjian itu. Mereka kemudian menuju gerbang sekolah dan menunggu Shin di sana sementara Shin mengambil tas nya yang tertinggal di aula SMU Peace and Smile.
“Lama juga gue pingsan nya” gerutu Shin saat masuk ke dalam ruang ganti yang tempatnya tidak jauh dari aula. Ia kemudian membuka salah satu loker ruang ganti itu. Shin langsung mengambil seragam yang tergantung rapi di dalam loker nya, melipatnya sebentar dan memasukkannya ke dalam tas sekolahnya. Kemudian buru-buru keluar karena hari sudah sangat sore dan Ryoga dan Ko-Ki pasti sedang sudah menunggu. Namun langkah Shin terhenti ketika ia mendengar seperti ada yang main basket di aula, karena penasaran Shin menuju aula. Seorang cowok dengan tinggi yang nampak seperti Ko-Ki terlihat berdiri di bawah ring dan memantul-mantulkan bola basket jingga itu ke lantai, suaranya menggema ke seluruh aula yang sudah sepi. “Anak kelas satu?” pikir Shin. Kemudian ia teringat Ryoga dan Ko-Ki. “Ah, nanti pulang kesorean” buru-buru Shin meninggalkan aula indoor. Sementara anak misterius itu membiarkan bola basket bergulis di lantai, ia menoleh ke arah Shin yang sudah jauh. Dan di luar aula, Reno, cowok yang populer di kalangan cewek Peace and Smile karena dianggap tampan dan misterius, juga cowok yang ‘populer’ di kalangan cowok Peace and Smile karena dianggap cowok aneh, gak jelas dan saingan buat ngerebut perhatian cewek-cewek, mengamati Shin sambil melipat kedua tangannya di dada. Lalu ia melirik ke dalam aula, bergidik, lalu lari.
***
“A.. apa?” tanya Shin sedikit panik ketika Reno tiba-tiba nimbrung saat ia dan dua sahabatnya yang lagi santai di area atap. Sebagai cowok yang paling enggak pengen diharapkan kehadirannya pada saat kumpul-kumpul bareng temen, Reno ditatap aneh oleh ketiga sahabat itu, apalagi kedatangan nya yang begitu tiba-tiba.
“Gue, pengen ngomong, ama elu” kata Reno sambil nunjuk Shin dengan pasti.
“Tentang… apa?” tanya Shin, ia gak pernah mikir sebelumnya kalo ia bakal berurusan sama cowok aneh satu ini. Reno kemudian merangkul pundak Shin yang otomatis kaget! Begitu juga dengan Ko-Ki dan Ryoga yang kemudian saling sikut-sikutan, dorong-dorongan dan jitak-jitakan.
“Tentang…” Reno kemudian berbisik. “Anak di aula ” bisik Reno. Shin nampak terkejut.
 “Apa salah nya sama tu anak?” Shin balik tanya dengan berbisik.
“Salah!” kata Reno sambil beranjak dan kembali menunjuk Shin dengan pasti.
“Apa?!” tanya Ryoga dan Ko-Ki bertanya-tanya. Reno melirik ke dua sahabat Shin itu.
“Ehem, sebenarnya gue pengen membicarakan ini dengan Shin aja” kata Reno sok-sok megang jidat.
“Kurang asem” bisik Ryoga. “Ayo King..” kata Ryoga mengajak Ko-Ki. “Shin! Abis ini cerita ya” kata ryoga sambil beranjak dari tempat nya. Ko-Ki mengikuti langkah Ryoga. Reno kemudian duduk menempati bangku yang tadi di duduki Ko-Ki.
“Lalu?” tanya Shin.
“Lu bisa liat anak itu kan?” tanya Reno, wajah nya agak serius dari yang sebelumnya.
“Bisa? Bisa lah! Anak kelas satu kan? Soalnya aku jarang liat dia” kata Shin menjawab serius.
“Jarang liat, karena dia anak kelas satu, atau karena kita emang nggak pernah tau siapa dia?” tanya Reno. Ia kemudian menarik bangku nya semakin dekat ke Shin.
“Maksud lu?” tanya Shin, tiba-tiba ia merinding. “Lu jangan-jangan… Jangan nakutin gue deh” kata Shin kemudian. Shin teringat salah satu gossip mengenai Reno, kalau cowok satu ini bisa melihat hal-hal gaib! Reno mengangkat kedua bahu nya.
“Gue sih pernah denger, kalo dulu, ada anak basket yang meninggal sebelum turnamen antar kelas kayak yang kemaren. Gue sih nggak bisa liat, tapi udah lama gue bisa ngerasain kalo di aula, emang ada aura-aura aneh Shin. Sekarang, gue cuma mau bilang ke elu, hati-hati ya, soalnya cuma elu yang bisa liat dia, hiii” kata Reno bergidik sendiri lalu beranjak dari bangku nya dan kabur.
“Woy! Reno! Woy! Gila lu nakutin gue aja kan?! Woy!” protes Shin yang tiba-tiba meninggalkan dirinya sendirian di atap.
“Kalau ada apa-apa, panggil gue!!” teriak Reno sambil berlalu.
“Kurang asem tu bocah” gerutu Shin. Shin kembali merinding. Ia lalu memutuskan untuk keluar dari area atap.
***
“Nggak, gue mungkin nggak akan cerita ini ke Ryoga atau Ko-Ki” pikir Shin di ruang loker aula setelah dia latihan basket. Shin masih kepikiran soal percakapan siang tadi sama Reno, “Sial! Sejak kapan sih gue…” Shin tiba-tiba ingat tentang kecelakaan pas pertandingan beberapa waktu yang lalu. Shin lalu memegangi kepalanya. “Apa cuma gara-gara itu lalu gue bisa liat?” gerutu Shin lagi.
“Shin, gue duluan” kata salah satu anggota basket setelah ia menutup loker nya.
“Oke” kata Shin setelah tersadar dari lamunannya. Sekarang, dia sendirian di ruang loker. “Kurang asem!” kata Shin yang mulai mikir yang enggak-enggak. Ia bergegas merapikan tas dan seragam sekolahnya. Lalu menutup lokernya cepat-cepat. Saat hendak keluar dari ruangan…
“Whoaaaa!!!” kaget Shin. Begitu pula cowok dengan kaos putih dan celana pendek dengan bola basket di tangannya, ikut kaget dan teriak saat ia hampir bertabrakan dengan Shin. “Ah, sori, kaget gue” kata Shin.
“Haha, iya, nggak apa-apa, sori kalo ngagetin” kata cowok dengan suara yang agak cempreng dan tinggi badan yang kurang lebih  sama dengan Ko-Ki itu. Cowok itu kemudian menuju lokernya. Shin melihatnya sedang beberes dengan santainya. Shin menelan ludah, ia melihat ke kaki anak itu.
“Nyentuh tanah, badannya juga nggak transparan” pikir Shin agak lega. “Sori, tapi gue gak pernah liat lu sebelumnya, lu anak basket?” tanya Shin memberanikan diri. Jantungnya berdegup kencang, takut kalo jawabannya aneh-aneh.
“Hahaha, mana ada anak basket badannya pendek kayak gue” kata cowok itu. Shin merasa miris mendengar kata-katanya tadi, sebenarnya tinggi badan bukan masalah di basket, pikirnya. “Tapi gue seneng basket, makanya gue sering ke sini, tapi pas kalian dah kelar latihan” kata cowok itu.
“Sayang banget, basket kan permainan tim, kalo lu main sendirian percuma. Kalo lu mau gabung sama tim, bisa aja, gue kapten dan gue rasa gue bisa urus semuanya dan rekomendasiin lu biar bisa masuk tim” kata Shin yang mulai menghapus segala pikiran negatifnya terhadap cowok ini sebelumnya.
“Haha, thanks, tapi gue nggak bisa” kata cowok itu sambil berlalu membawa bola basket jingganya, mau memulai latihan basket private nya. “Oh ya, nama gue Iv anak kelas 1-D, lu Kapten Shin kan?” tanya Iv kemudian.
“Iya” kata Shin sambil membenarkan posisi tasnya.
“Salam kenal” kata Iv sambil tersenyum dan mendribble basketnya keluar dari ruang loker dan masuk ke aula. Shin memperhatikan permainan Iv sejenak, tidak buruk. Ia memiliki gerakan yang bagus. Shin kemudian melirik ke jam dinding aula.
“Aish, telat gue” kata Shin yang baru ingat ada janji makan di McD bareng Ko-Ki dan Ryoga. Ia kemudian bergegas meninggalkan aula.
***
“Kurang asem Reno, ternyata emang nakut-nakutin gue aja. Terbukti kan ga ada hantu di aula. Iv, anak kelas 1-D” batin Shin sambil memasukkan sepatunya ke dalam loker lalu menggantinya dengan sandal sekolah.
“Bro!” Ryoga menepuk bahu Shin sambil melepas kedua sepatunya.
“Kaget gue” kata Shin sambil memusut dada.
“Kenapa? Akhir-akhir ni lu jantungan?” tanya Ko-Ki yang  lokernya diseberang.
“Jangan-jangan?!!” tanya Ryoga panik.
“Santai bro, gue gak apa-apa!” kata Shin sambil nepuk pundak Ryoga.
“Pagi Shin” cengengesan Reno menyapa Shin saat Shin berbalik. Shin menghela nafas.
“Oiya, lu belum nyeritain ke kita tentang pembicaraan kalian kemaren” kata Ko-Ki sambil mendekati mereka bertiga.
“Lu mau nyeritain ke mereka?!” kaget Reno.
“Iya. Jadi, Si Reno ini bilang kalau di aula basket ada hantu kaka kelas, dan dia pikir, gue, bisa lihat hantu itu. Dan ternyata? Omong kosong. Gue bisa pastiin, yang gue liat kemaren anak kelas 1-D dan namanya Iv” cerita Shin. Reno terdiam.
“Emang nggak bisa dipercaya” kata Ryoga sambil berlalu, diikuti oleh Ko-Ki.
“Lu yakin?” tanya Reno.
“Yakin” kata Shin dengan wajah serius. Reno menundukkan kepalanya, lalu terlihat pasrah.
“Yah, baguslah kalo selama ini gue salah” kata Reno. Shin kemudian berlalu, tapi Reno masih merasa ada sesuatu sama Shin.
***
“Guys! Sori, kalian pulang duluan ya” kata Shin saat bel pulang berbunyi.
“Kenapa?” tanya Ko-Ki yang sedari tadi berdiri di depan pintu kelas 2-B, menunggu teman-teman nya keluar kelas.
“Mo latihan basket, biasa…” kata Shin sambil mengambil tas nya.
“Bukannya hari ini ga ada jadwal latihan?” tanya Ryoga yang masih beres-beres, ia menoleh ke arah Ko-Ki yang kemudian mengangkat bahu.
“Em.. Latihan sendiri sih” Kata Shin.
“Ya udah” kata Ryoga dan Ko-Ki bersamaan. Shin kemudian berlari kecil keluar dari kelas meninggalkan Ko-Ki dan Ryoga. Ko-Ki kemudian masuk ke kelas dan mendekati Ryoga.
“Gue rasa dia latihan sama anak yang namanya Iv itu” kata Ko-Ki.
“Iya, soalnya dia tadi juga bilang kalo Iv sering latihan sendirian jam segini kan?” tanya Ryoga.
“Katanya mau di rekrut juga, Shin kan kapten” kata Ko-Ki. Ryoga manggut mengiyakan.
“Ke McD?” ajak Ryoga.
“Sip!” Dan dua sekawan itu pun cabut.
Sementara itu, Reno keluar dari toilet dengan wajah agak pucat sambil memegangi perutnya.
“Makan apa gue?” gerutunya dengan muka masam. Reno kemudian berjalan lunglai menuju ruang kesehatan. “Miko-sensei?” sapa Reno saat melihat guru kesehatan itu. Miko-sensei nampak meletakkan kembali sebuah figura foto ke tempatnya.
“Reno? Ada apa?” tanya Miko-sensei lembut.
“Anu bu, minta obat sakit perut” Kata Reno malu-malu. Miko-sensei beranjak dari meja kerja nya.
“Kenapa? Salah makan?” tanya Miko-sensei sambil membuka lemari obat sementara Reno duduk di tempat tidur tepat di depan meja kerja Miko-sensei, sebenarnya ia penasaran dengan figura foto yang barusan dipegang Miko-sensei. Dalam foto itu, nampak Miko-sensei bersama anak laki-laki dengan seragam yang sama dengan seragam SMU Peace and Smile. “Ini” kata Miko-sensei sambil menyerahkan obat yang diminta Reno.
“Itu siapa sensei?” tunjuk Reno sambil mengambil obat yang diserahkan Miko-sensei kepadanya.
“Kakak kelas kalian, dia adik ku” kata Miko-sensei. “Bisa dibilang begitu sih” katanya sambil tersenyum.
“Maksudnya?” tanya Reno sambil minum obat.
“Entah sejak kapan kami jadi akrab, dia sudah ku anggap adik ku sendiri” jelas Miko-sensei. Reno mengangguk mengerti. “Sejak anak kelas 2-B itu ke ruang kesehatan beberapa waktu yang lalu, tiba-tiba aku merindukannya” Kata Sensei.
“Shin?? Apa hubungannya?” tanya Reno yang jadi antusias.
“Iya, dia juga pebasket. Tapi tidak pede dengan tinggi badannya. Dia sering berkeluh kesah, katanya dia selalu dihina temannya. Tapi ku bilang kalau dia memang memiliki kemampuan tidak usah bersedih. Lucu. Karena Shin juga pebasket, aku jadi teringat dengannya” cerita Miko-sensei.
“Kakak kelas ya?” tanya Reno nampak berpikir.
“Iya, kalian tidak kenal sih, namanya Iv” kata Miko-sensei. Reno nampak terkejut mendengar nama itu. “Tapi dia meninggal beberapa tahun yang lalu, sebelum pertandingan pertamanya” kata Miko-sensei dengan wajah sedih.
“Shin dalam bahaya!” kata Reno.
***
“Kok bisa ada di tempat Shin?!!!” marah Ko-Ki sambil tersu berlari di belakang Ryoga.
“Gue tadi nitip ke dia pas ke toilet!!!” kata Ryoga panik sambil terus berlari. Pas barusan masuk McD, tiba-tiba Ryoga sadar kalau dia tidak membawa dompet dan dompetnya ada di tempat Shin. Kebetulan uang Ko-Ki pas-pasan dan nggak bisa buat makan berdua. Alhasil mereka lari kembali ke sekolah.
***
Aula basket.
“Tu kan.. Menurut gue, lu mending masuk tim deh” Shin menyeka keringatnya, habis 1 on 1 sama Iv tanding basket. Iv cengengesan sambil mendribble bola.
“Satu kali lagi, kalo lu bisa rebut bola ini dari gue dan cetak angka, gue bakal masuk tim. Tapi kalo nggak, gue ada permintaan dari lu” kata Iv.
“Permintaan?” tanya Shin. Belum sempat dijawab, Iv sudah mendribble bolanya menuju ring Shin, tidak ingin kalah, Shin mengejar Iv, dan berhasil merebut bola! Dengan percaya diri Shin membawa bola menuju ring Iv, Shin lay up, tapi Iv berhasil menghalau bola. Bola di Iv, Shin mengejar Iv sampai Iv berhenti di tengah lapangan dan melempar bola dengan berani dari jarak itu dan…. bola masuk ke keranjang!! Shin menganga seakan tidak percaya. Iv tersenyum.
“Sekarang, permintaan gue…” Iv mengulurkan tangannya. Shin tanpa pikir panjang menyambut uluran tangan Iv dan mereka bersalaman. “Gue… Pengen ketemu Miko” kata Iv.
“Hah?!!” bingung Shin.
***
“Shin!!” teriak Ryoga sampai di aula saat melihat Shin berdiri sendirian di tengah lapangan. “Shin dompet gue…” Ryoga nampak terkejut saat melihat Shin yang nampak diam.
“Shin?” tanya Ko-ki. Shin menoleh, tapi tatapan matanya beda. Tanpa menghiraukan Ryoga dan Ko-Ki, Shin berjalan meninggalkan mereka berdua.
“Iv!!!!!” teriakkan Reno menggema di aula basket. Nampak terengah, Reno mengejutkan Ryoga, Ko-Ki dan ‘Shin’. Reno mendekati ‘Shin’ dan memegang pundaknya. Ryoga dan Ko-Ki berlari kecil mendekati mereka berdua.
“Ada apa ini?” panik Ryoga.
“Lu Iv kan?! Jawab gue!!” teriak Reno. Ryoga dan Ko-Ki terkejut.
“Kalo iya, kenapa?” jawab ‘Shin’ dengan suara yang berbeda.
“Keluar lu dari badan Shin atau gue usir lu dengan cara kasar!!” kata Reno sambil mengeluarkan kitab kecil dari saku celananya. Iv yang telah merasuki badannya Shin menepis tangan reno sampai kitab kecil itu lepas dari tangannya.
“Berisik lu!” marah Iv. Hampir ia keluar aula, sampai akhirnya Miko-sensei muncul dan nampak terengah.
“Iv?” tanya Miko-sensei.
“Miko?” tanya Iv. Miko kemudian berlari dan memeluk Shin yang telah dirasuki Iv. Reno, Ryoga dan Ko-Ki kemudian mendekati mereka berdua.
“Ternyata selama ini kau di sini?” tanya Miko-sensei terharu.
“Miko, sekarang aku adalah pemain basket yang hebat” kata Iv.
“Iya” kata Miko-sensei. “Kau memang pebasket hebat, sejak dulu” lanjutnya.
“Tapi aku tidak bisa ikut pertandingan!” kesal Iv, kemudian meneteskan air mata. “Padahal aku sudah berjanji” sambung Iv.
“Tidak apa-apa” kata Miko-sensei.
“Maafkan aku ya?” kata Iv
“Kamu nggak salah” kata Miko-sensei.
“Aku senang ketemu Miko” kata Iv. Miko-sensei nampak terkejut, Iv kemudian melepas pelukannya. “Katakan pada Shin, terima kasih banyak” kata Iv pada Reno. Reno mengiyakan dengan ragu.
“Iv?” tanya Miko-sensei. ‘Shin’ nampak tersenyum.
“Terima kasih” kata Iv kemudian. Tak lama kemudian, Shin nampak tersadar.
“Shin?” tanya Reno memastikan.
“Dompet lu Ga” kata Shin yang telah kembali saat melihat Ryoga, saat berbalik, Shin tumbang, namun sempat ditangkap oleh Reno.
“Shin!!” panik Ryoga dan Ko-Ki.
“Nggak apa-apa, dia Cuma capek” kata Reno. Reno kemudian menerawang ke seluruh aula, melihat hal itu Ryoga dan Ko-Ki ikut-ikutan memandangi seluruh sudut aula.
“Iv… sudah pergi” kata Reno. Miko-sensei kemudian menyeka air matanya.
“Dia sudah benar-benar pergi” kata Miko-sensei
***
“Jadi, ternyata Iv memang kakak kelas kita, beberapa tahun di atas kita. Dia entah sejak kapan jadi akrab dengan Miko-sensei. Meskipun Iv memiliki perasaan yang lebih pada Miko-sensei, Miko-sensei hanya menganggap Iv sebagai adik laki-lakinya saja. Bagi Iv, Miko-sensei adalah satu-satunya orang yang mempercayai kemampuan basketnya sementara orang lain tidak dan bahkan banyak yang menghinanya karena badannya yang tidak terlalu tinggi sebagai seorang pemain basket. Karena dukungan Miko-sensei, akhirnya Iv masuk tim, tapi sebelum pertandingan pertamanya, Iv malah mengalami kecelakaan dan tewas. Padahal Iv telah berjanji kalau dia akan memenangkan pertandingan itu demi Miko-sensei” Jelas Reno panjang lebar. Shin, Ryoga dan Ko-Ki terdiam.
“Terlepas dari dia adalah hantu, Iv benar-benar jago basket” kata Shin kemudian. Yang lain mengangguk.
“Ternyata Miko-sensei suka brondong ya?” kata RYoga. Satu geplakan keras dari Ko-Ki.
“Ngomong-ngomong, Reno, lu beneran bisa ngusir hantu?” tanya Ko-Ki teringat dengan kitab kecil di aula waktu itu.
“Enggak” kata Reno cengengesan. “Soal kitab kemaren gue nemu di toko buku-buku bekas. Hahaha kenapa? Kagum? Kagum ya?” tanya Reno cengengesan.  Shin, Ryoga dan Ko-Ki langsung bubar. “Oy! Jangan tinggalin gue!” kejar Reno.


-end-

thanks for reading

comment open.. ^  ^)/

Kamis, 29 Desember 2011

entry Dec29 - gue, twitter dan ko-king -

aiyo =. .=)/
jujur aja, sekitar 3 jam 10 menit yang lalu aku berniat untuk mulai mengerjakan tugas resume dari pak Bz...
ku pikir mungkin aku memerlukan internet untuk membantuku mengerjakan tugas itu
tapi hey, mampir dulu ke twitter sama facebook, kali-kali ada notif baru
dan masalah pun timbul dari sini

Ko-Ki, you know lah, drummer nya ViViD, dia baru aja buka akun twitter  dan facebook!!

ini Twitter Ko-Ki
dan ini Facebook Ko-Ki

dan galau seketika orz

sebenarnya dari dulu dulu, aku ngarepin banget anak-anak ViViD bikin akun twitter, dan tentu aja yang paaaaaaaling aku harapkan kemunculannya adalah IV! maklum lah, bias ku di ViViD itu si bassist imhoed tapi ototnya gahar ituh... tapi ternyata yang mempelopori bikin akun di jejaring sosial adalah Ko-Ki


but so what?
Ko-Ki orangnya kan rame, banyak omong, pasti twitter nya gak kalah seru lah buat di simak

dan benar aja, dia langsung aplot poto narsis sama headphone nyaa...

source @ViViDKo_ki 

and you know what? aku pertama ke twitternya liat follower nya baru 300an, trus 500an dan sekarang sudah 1000an saudara-saudari ViViD Colors...

alhasil, malah ngobrolin Ko-Ki dan gebrakan akhir tahun nya bareng anak2 di grup, seru \( ^ ^ )/

saking serunya ampe lupa sama tugas orz

mungkin... iya mungkin malam ini aku baru ngerjainnya...

aih


sekihan sekian ^  ^)d

Sabtu, 12 November 2011

The LEM

yo ( ^ O ^ )>
sebenarnya saya nggak tau pengen nulis apaan, tapi ngebet banget pengen apdet sesuatu. jadi saya putuskan saya akan membahas tentang ini saja :

dari sekian banyak band visual kei yang pernah saya dengarkan lagunya dan pantengin selama ini, akhirnya saya sadari bahwa semakin kesini, mereka semakin terseleksi dan pada akhirnya hanya ada 2 band yang benar-benar saya seriusin, yaitu Alice Nine dan ViViD! *keprok biar rame*

pernah terpikir oleh saya, mungkin ViViD akan menjadi band visual kei terakhir yang saya suka. ternyata tidak! saya masih membuka hati terhadap band-band baru *busyet*

selain DIAURA ternyata ada band lain yang mulai saya lirik untuk kemudian saya seriusin, yaitu The LEM! karena bisa dibilang, dua band ini tergolong baru single nya masih dikit, jadi enak di donlot  jadi lebih mudah diikuti perkembangannya dari awal
( ^  ^ )d

setelah saya membahas DIAURA di sini, maka kali ini saya akan berbagi sedikit tentang The LEM!

THE LEM ( The Last Experiments Mother )


from left to right : Ran (bs), Kazutaka (gt), Rikuto (vo), Makoto (dr) dan Jun (gt)

saya tau The LEM justru dari teman saya di grup ViViD di fb! waktu itu dia posting fotonya Kazutaka dijejerin sama IV yang katanya mirip! dan hmm... ternyata.. emang lumayan mirip yah... sejak saat itu, muncul sebuah pertanyaan di benak saya *preet* "gimana sih, musik nya The LEM????" dan sejurus kemudian saya mulai cari-cari tau tentang band yang ternyata terbentuk sejak 15 Februari 2010 ini ! (last.fm) baru banget kan? 

♫♪♫ MEMBERS ♫♪♫

Nama : Rikuto (りくと)
Posisi : Vokalis
Birthdate : 2/10
Golongan darah : B

Nama : 一貴 (Kazutaka)
Posisi : Gitaris
Birthdate : 12/6
Golongan darah : O

Nama : 潤 (Jun)
Posisi : Gitaris
Birthdate : 7/19
Golongan darah : B
 Blog : JUN's BLOG
 
Nama : (Ran)
Posisi : Bassist
Birthdate : 7/31
Golongan darah : A
Blog : SWANSONG 

Nama :真 (Makoto)
Posisi :Drummer
Birthdate : -
Golongan darah : -


♫♪♫ DISCOGRAPHY ♫♪♫

 1st single「New world」
2011/4/10

1. New world
2. 17 realism
3. 流星 (Ryusei)

LEM-001 / ¥1,500(tax in)
 「restart」
2011/9/21

【収録曲】
1.restart
2.Lucid dream

LEM-002 / ¥1,050(tax in)
 「プラナリア」
2011/9/21

【収録曲】
1.プラナリア (Planaria)
2.a walking in the fact

LEM-003 / ¥1,050(tax in)






salah satu alasan kenapa saya tertarik dengan band ini adalah, heyho! lihat salah satu judul dari single mereka! Planaria! Pla-na-ri-a!! dan lihat pada cover nya, mereka menyertakan gambar planaria di sana!! *ngakak* 
bagi saya yang notabene nya adalah anak biologi  ini adalah keren sekali haha. 
kagetnya, ternyata Planaria lagunya soft nge-pop begitu, nggak nyangka, kirain bakal keras(  ;^ ^)a
suara Rikuto khas, kayak maksa sih, tapi kalo di denger bener-bener suaranya asyik a la oshare ( ^  ^ )d
lagu favorit saya untuk saat ini A Walking in The Fact sama 17 Realism. .

untuk selanjutnya, saya tunggu PV dan juga single-single berikutnya, mattemasuyo~ \( ^ ^ )/

Kamis, 10 November 2011

♫♪♫

sudah lama nggak nge-blog. sekarang terlalu sering meluapkan segalanya di timeline dan beranda. tapi sekarang aku sempatkan menulis di sini. oh ya, aku sudah bosan dengan format penulisan blog ku sebelumnya, mulai saat ini dan entah sampai kapan akan biasa seperti ini saja.

aku baru saja mendonlot single ke-3 nya ViViD (FAKE). anehnya malah  track 1 nya ini yang lagunya aku nggak ngeh (LoL) justru di track 3 (Natsuhana) dan track 2 (Kakera) yang bikin aku lumayan bikin ribut di koridor kos, bayangkan setelah donlot, langsung kemudian 4 kali ulang lagu Natsuhana yang bagi saya adalah the best song di single ini. Katanya Ryouga yang ngompos(?). Ku kira IV karena bass di mana-mana, pokoknya mantap kali lah.

mikir, sendainya ini dijadikan PV saya ngebayangin mungkin suasana nya akan seperti ini :
kenapa? karena nge-pop sekali ya.. meski nggak ngerti lagunya, rasanya ini lagu yang cocok untuk jalan sore, atau kapan pun dan berjalan kaki. seperti apa ya, maksud ku seperti video klip Jpop biasanya, yang santai seperti imej yang digambar itu. Shin yang berjalan diikuti sama kamera. Sesekali menghadap ke kamera, atau ke arah lain, lalu berjalan sambil menunduk menatap aspal tapi tangannya menari-nari sebagai penghayatan saat menyanyi. Tapi di akhir kemudian semua member berkumpul dan main alat.. yah.. seandainya di bikin PV ya.. sayang nya tidak dan kalopun dibikin mungkin nggak akan begini, ini hanya imajinasi saya (LoL)


berarti harus segera masuk playlist hape, mumpung semangat jalan kaki telah kembali ya, bisa buat nemenin biar ga sepi di jalan.

iya...
hampir selesai menulis, ini sudah ke-6 kalinya Natsuhana di dengarkan (LoL)
sampai beberapa hari berikutnya saya akan addict dengan lagu ini dan akan terus mengulang (LoL)


sampai di sini dulu ( ^  ^ )

Kamis, 11 Agustus 2011

[diary+vkei] Akihabara Shonendan Dennou Romeo

kode title : [diary+vkei]
title : Akihabara Shonendan Dennou Romeo
music : Endless Waltz by Dennou Romeo




Akihabara Shonendan Dennou Romeo (2006-2008)
dari kiri ke kanan : Zekusu (ba), Aki (gt), Shin (vo), Loi (gt) dan Atsumaru (dr)
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------


berawal dari piku yang ku temukan di fanpage ViViD
wah!! Shin jaman dulu!!
karena lupa dengan nama band dia sebelum di ViViD, maka saya langsung tancap gas ke mbah gugel untuk mencari tau, ternyata nama band nya adalah *tarik nafas* Akihabara Shonendan Dennou Romeo!! atau yang lebih singkatnya di sebut Dennou Romeo saja
dan, hey! siapa itu makhluk cute yang bersinar-sinar(?) dengan poni yang mempesona di samping Shin??
Saudara-saudari se-fandom dan setanah air, ternyata namanya adalah Zekusu!!
saya langsung tertarik dengan poninya Zekusu dan bolak-balik mbah gugel cuma gara-gara pengen tau cowok manis satu itu...

dan menemukan ini!!
ternyata sebelum menjadi Uke nya Reno, Shin adalah Seme nya Zekusu!!!

baiklah, lupakan foto di atas, kembali ke masalah Dennou dan Zekusu (maaf untuk member yang lain tidak terperhatikan! *dilempar bata*),,
Dennou bubar pada tahun 2008 (dan aku baru tau band mereka sekarang sangat menyedihkan!) dan seperti yang telah kita ketahui (halah) Shin kan sekarang sukses di ViViD ya? lalu aku mikir, dimana sekarang Zekusu yang cute itu????

ternyata Zekusu sempat di band Virgil, lalu juga entah masih sampe sekarang atau bagaimana aku juga ga ngerti, Zekusu bergabung dengan band Spiv States yang dibentuk oleh 2 ex-member Phantasmagoria. Meski suka sama Zekusu, aku sengaja ga donlot Virgil atau Spiv States karena cukup pengen tau kalau Zekusu pernah gabung di mana aja dan sekarang ada di mana, he..

Lalu aku mulai mendonlot PV nya Dennou, dari Physalis, lalu Endless Waltz dan yang sedang dalam proses adalah Extended. Physalis dan Endless Waltz lagunya keren! Sekali mendengar langsung suka, atau karena pengaruh suara Shin yang udah kebiasaan denger?? #Lol# Nggak berubah, suaranya di Dennou sama di ViViD sama aja (ya eyalaaah!!)

Melihat PV Endless Waltz, keren bangett! mungkin PV Dennou yang paling ku suka kali. kyuuuuuu~~ Zekusu imut sangatt!! ya ampuuunn seneng bener saya sama ni orang satu!!*culik* o( ^ 3 ^ )o

dan entah kenapa aku jadi kangen dengan visual kei sejenis ini, indie visual kei, dengan tatanan rambut dan kostum yang rumit, karena fandom ku sekarang sudah major semua yang biasanya dandanan nya emang tidak serumit band indie lagi :(

sedikit tambahan, ada soal hitung-hitungan dari ku :

umur Shin sekarang adalah 24 tahun. sekarang adalah tahun 2011. Shin bersama Dennou sejak tahun 2006. berapakah umur Shin saat bersama Dennou? itungitungitungitung?? 19 tahun?! muda! ( O.o)

lalu bagaimana dengan Ko-Ki dan Iv yang kelahiran 1990??

Kisnate (IV past band) dan NoveliS (Ko-Ki past band) terbentuk pada tahun 2007. Umur IV dan Ko-Ki sekarang adalah 21 tahun. Sekarang tahun 2011. Berapakah umur IV saat bersama Kisnate dan Ko-Ki saat bersama NoveliS??? itungitungitungitung?? 17 tahun?!!!! Heyy!!! mudaaaa!! ( >___<)+



sekian dulu deh postingan kali ini ehehe

sebagai bonus!

Dennou Romeo non make up!!

rada ga ngenalin, yang jelas di pinggir kiri itu Zakusu dan yang tengah Shin :D

dan Kawaii Zekusu!!

sampai nanti! ( ^O^)/

Rabu, 16 Februari 2011

[spam] happy birthday Iv-kun!!

kode posting : [spam]
title : happy birthday Iv-kun!!
mood : datar aja ga da apa-apa :(
music : Fuurin by Alice Nine preview version xD


hari ini tanggal 16 Februari
itu artinya adalah hari ulang tahun IV yang badannya berotot bassist nya ViViD!!
yeeeyy!!
Otanjoubi omedetou!!
*keprok2 kacang kapri*
yang ke-21 ya?? ( O__o)a
gossipnya kelahiran '90..
wew,, cuma lebih tua 1 tahun!!
YES!!!

semoga panjang umur, sehat selalu, main bass nya makin ciamik(?!!) dan sukses selalu sama temen2 nge-band nya!!
*lempar peralatan fitness*

jujur, saya baru tau tadi pagi hahaha
jadi ga sempat bikin apa-apa
bahkan ngirim fanmail cuma bilang 'success' doang *LoL!!!
ga tau dah si IV pikir apa...
dibaca juga syukur sih.. hoho


cuma bisa ngeaplot ini aja..
gambaran lama yang dipoto ulang
sekali lagi
happy birthday!!
^____^

Sabtu, 12 Februari 2011

[diary+vkei] my first cd Ori

kode posting : [diary+vkei]
title : my first cd Ori
mood : very very happy!!
music : Rem by ViViD



FINALLY!!!
Akhirnya!!
cd Yume~Mugen no Kanata~ nya ViViD ada di tangan ku!!!
Ya.. ya.. ya... setelah melalui perjalanan panjang ya?.. hoho
saya pikir dapat booklet, ternyata tidak..
ini isi di balik cover cd nya..
lirik, terus itu apa entah ga ngerti juga kayak kartu gitu gambarnya ViViD, dibaliknya kayak ada informasi2 tentang ViViD *tulisan jepang booo kagak ngerti saya mah xDD*

tapi tidak apa-apa, punya saja sudah untung
ini adalah cd orijinal pertama saya..
luar biasa
LOL

langsung saja
dalam satu pack terdapat dua kaset
yang pertama, cd mp3 (track 1 Yume~Mugen no Kanata dan track 2 nya Rem)
yang kedua, dvd yang berisi PV Mugen dan juga live2 ViViD di Shibuya AX tanggal 8 Agustus 2010 yang lalu (Across The Border, PRECIOUS dan Dear)
diatas ni yang Cd nya

dan yang ini adalah dvd nya

aku memutuskan untuk menonton dvd nya dulu
dan luar biasaaaa
high quality sodara2!!
orijinal memang beda!!
*terharu*
PV nya mantab!!!
pas nonton live nya... saking HQ nya.. keringat Shin pun terlihat berkilau2an!! LOL
aku suka banget liat live mereka..
apalagi saat lagu Dear, anak2 ViViD pake baju bebas
maksud ku biasanya kan mereka pake kostum (waktu itu masih pake kostum Precious yang merah2 itu), pas di Dear mereka cuma pake kaos (kaos live yang seragam setiap member)
hoaaaah *rabu2 attack!*

untuk single sendiri..
bisa dikatakan belum ngeh sama kedua lagunya..
tapi yang Rem keren banget!!
keren dua2 nya sih,, tapi aku suka yang Rem hahahaha


sekian dulu...
sedang ingin 'menahapi' lagunya hahahaha








orang gilaaa~~
LOL

Minggu, 02 Januari 2011

[vkei+pic.spam] ViViD Transformation

kode posting : [vkei+pic.spam]
title : ViViD Transformation
mood : studyhard!!
music : Islamic by NEGA



I just made it...

Crop over here
Crop over there

ViViD Transformation desu..
( = ___= )v


First pict. (on the left) ViViD for single Take-Off...
and then DEAR..
next is for The ViViD Color....
Across The Border
Precious
Yume -Mugen no Kanata-
[BLUE]

I think I'll update this picture every new single (new outfit) xDD
So it will be bigger and bigger in line with the band (^^)d

Sabtu, 01 Januari 2011

[spam] Papan

kode posting : [spam]
title : Papan
mood : malas
music : nope

heyho ( =___= )/

mengawali Januari dengan postingan tidak penting
kalo kata kuis di tipi sih
penting ga penting yang penting, penting banget ( T^T)o

apa kalian melihat papan ini?
papan biasa buat nulis huh?...
semakin biasa jika kalian melihatnya lebih dekat...
STATISTIKA saudara saudari ku sebangsa setanah air
coret-coretan yang semoga berguna untuk hari selasa nanti
AMIIINNNNNN!!! ( =/\=)

tapi
bukan statistika yang dibahas
melainkan papan nya!

jika papan itu di balik...
taraaa~~
Apa kalian bisa membacanya??
kurang jelas??
kalau begini??
Hiyaaaahahahahahancur!!
benar-benar tidak penting bukan????
karena jenuh belajar saya malah mencorat-coret bagian belakang papan buat nulis nya
karena kosong melompong, naluri vandalisme saya keluar xDD

Awalnya cuma ViViD
tapi dipikir2 masih banyak ruang yang kosong dan bisa ditulisi
akhirnya diputuskan untuk menambahkan tulisan ALICE NINE..
sebenarnya ingin menulis yang versi baru dengan huruf romaji
tapi karena tulisannya sulit dan karena rasanya lebih gimanaaaa gitu kalau ditulis pake huruf katakana+kanji, jadilah diputuskan menggunakan versi lama xDD

ViViD dan Alice Nine..
2 band yang saya senangi...
semoga paling tidak memberi sedikit semangat buat belajar
(atau semangat nge-blog?)




sekian hari ini..
( =___= )/

Selasa, 10 Agustus 2010

ViViD debut major?!!

hiyah, saya baca berita ini pertama kali dari sebuah kotak masuk di facebook. Dan setelah saya cari-cari beritanya ternyata betul!! *happy*

bisa baca di sini...

sebenarnya saya sudah menduga kalau mereka bakal cepat untuk debut major...
dan tentuya saya sangat gembira mendengar kabar ini karena saya sudah mengikuti ViViD sejak awal (single Take-Off)

tapi kalau saya tidak salah, mereka major terlebih dahulu dari ScReW?? Yang merupakan senior mereka (ScReW masuk PSC duluan kan? juga dilihat dari segi umur XDD)

Yah apapun itu...

Untuk ViViD..

Sukses selalu!!!

Yayyy!! aku suka ViViD~~

Sabtu, 30 Januari 2010

icons [gif] v/okei favorite gue..

sejak kemaren, entah kenapa pengen banget bikin gif...
dan inilah hasilnya...

SuG








Gajet








Arisu








ViViD








Screw









Vistlip








Deluhi










hahaha, gif sederhana sih, cuma hasl crop doang...
gambar nya juga gambar lama....
kalian bikin ndiri juga bisa...
tapi....
ehmm...
yang mau nyomot...
nyomot aje ye....
tapi bilang ke gue juga...
permisi... gitu...
trus credit nya jangan lupa...
Jyah kayak ada yang mau gitu...
biarin! trauma soal'e, gue bikin eh ada yang make kemaren....
( >3<)/
[please don't repost anywhere without my permission.]







[thanks a lot to Gickr.com]

Jumat, 27 November 2009

jam setengah enam sore WITA

okeh, judul yang lumayan geje..
ga tau mesti kasih judul apa buat postingan kali ini...

eh ya,, mumpung masih blom terlambat...
selamat hari raya IDUL ADHA bagi yang merayakan...
salam cinta dan damai untuk para pecinta sapi dan kambing di seluruh dunia...

lagi libur guys...
jadi jangan heran kenapa aku bisa posting di blog yang menurutku udah lama ga kesentuh
meskipun baru ku sadari ternyata aku baru memposting sebuah postingan super nyampah 3 hari yang lalu ^^
tapi karena tidak ditulis di komputer rumah...
tetep aja aku ngerasa dah berbulan2 ga posting blog...

ada yang ingin ku sampaikan di sini...
aku baru aja selese donlot Graced The Beautiful Day nya arisu...
tapi ternyata ada something worng sama donlot.an ku...
ga muncul gambarnya, cuma suara doang...
*atau mungkin aku nge-donlot versi audio nya doang?*

Ga puas dong?!!!
Aku kan pengen liat Abang dan Akang aku tercintah....
*jangan! jangan muntah di sini, please!*

Dan aku pun minta ke Kak Ay di FB,
link donlot.an yang bisa beliau kasih secara suka Drella... maksud saya suka rela...

"Yang sabar ya... soalnya banyak..."

Beliau bilang gitu..
Ku pikir, santae aja...

ternyata...




.....







BENAR-BENAR SANGAT BANYAK SEKALI SODARA-SODARA SETANAH AIR IBU PERTIWI INDONESIA TERCINTA!!!!


*terpuruk di pojokan rumah sambil ngulit-ngulit tanah (apaan tuh ngulit2, ya gitu dech poko'e)*


ya udah deh... apa mau dikata....
Demi Abang, Akang dan teman2 nya...



2 active download (1 hour, 5 minutes remaining 27% of 2 files)

baru ngedownload 2 dari sekitar 40 bagian......


(mulai menangis sekarang)






eh ya, baru liad making vivid 69-II...
khu...khukhu... khu....
aku baru ngeh, kalo tampang mereka itu seperti itu
*entah kenapa rasanya berbeda dengan yang di foto*
sukaaaaaa ( >3<)v


okeh, sekian dolo...
sampai jumpa di lain kesempatan...
*semoga selalu ada kesempatan, AMIN*

Sabtu, 19 September 2009

Selalu Telat, Telat Selalu....

AAAAAAAAARRRRRGGHH!!!!

sial


kenapa ya, perasaan, gw selalu telat suka sama band-band v/o kei yang keren2??!!!!
maksudnya ga ngikutin sejak awal gitu...

Alice Nine...
baru yah... hampir dua tahun ini baru ngikutin...

Plastic Tree...
Lo pikir Plastic Tree tuh debut taon berapa?!!
1993 cuy!!
ah, tapi yang ini wajar si, gw baru 2 tahun saat mereka debut...

Vneu!!
dah hampir bubar, dah vakum, sampai ada member baru lagi, baru suka!!


Canzel~
dah ngeluarin beberapa single baru tau sama band satu ni...

dan band2 lainnya

parahnya...

The GazettE!!
yang fans nya dah bejibun menuh-menuhin dunia ini?!!!

baru nyadar aku betapa kerennya mereka!!!

sebenarnya dari dulu suka ma member2nya,
tapi soal lagu mereka yang gw pikir terlalu cadas dan mengerikan....
baru terbiasa mendengarkannya sekarang....


Vistliip!!!
membuat discography holic ku kumat,
bela-belain dunlut dari single pertama mereka....



dan sekarang...

Megamasso??!!!

tadi gw liat scan-an majalah yang ada Gou nya....

dan mikir...

"Gou...keren...?"
langsung kabur ke wikipedia...

debut 2006???!!!

liat discography nya yang udah banyak....

TT____TT

telat bangettttt gw!!!
entah, liat ntar apa gw jadi dunlut lagu2 mereka ato nggak...



dari semua itu....
gw hanya berkesimpulan satu...

"tidak ada kata telat untuk menyukai sesuatu"

yep...
cuma untuk berdalih...
he he


dari semuanya, kalau nggak salah perkiraan, cuma satu band yang gue ikutin bener2 dari pertama....

ViViD...

Love You guys...



selanjutnya apakah??

Screw??

entahlah...

kheukheukheu